Fakta Unik Ciri Khas Suku Betawi

Fakta Unik Ciri Khas Suku Betawi

Fakta Unik Ciri Khas Suku Betawi

Suku betawi, merupakan suku asli yang tinggal berada di wilayah jakarta, ibu kota negara ini. Meskipun nyatanya suku asli, ternyata suku ini merupakan pengaruh dari berbagai etnis lain seperti cina, arab, jawa, sunda. Sehingga pada realitanya suka banyak terdapat unsur-unsur etnis tersebut dalam bahasa, tradisi, dan budaya suku betawi ini. Ok langsung aja deh kita bahas mengenai suku betawi ini yang sudah dirangkum http://fashionweeks.web.id/ dari berbagai sumber

Ondel-Ondel

Fakta Unik Ciri Khas Suku Betawi

Berbicara tentang ondel-ondel tentu berkaitan dengan sebuah boneka raksasa yang identik dengan kebudayaan betawi. Ya, boneka ini hanya ada di jakarta, khususnya suku betawi yang mengpopulerkannnya. Ternyata ondel-ondel biasanya ditampilkan pada suasana acara-acara orang betawi. Bahkan boneka ini konon katanya terbuat dari sebuah anyaman bambu, sehingga memiliki keunikan tersendiri daripada boneka biasanya. Ciri boneka ini besar, terdapat pasangan ondel-ondel laki dan perempuan yang memiliki ciri dicat warna biru bagi laki-laki dan dicat warna merah pada perempuan di wajahnya masing-masing.

Nyorog

Budaya ini dilakukan dengan membawa bingkisan berupa sembako dari saudara yang lebih muda kepada yang lebih tua, seperti gula, minyak,mie, beras, dan lain sebagainya. Biasanya kegiatan ini terjadi pada sepekan sebelum lebaran idul fitri, dengan mengantarkan dari rumah ke rumah. Tujuan dari tradisi nyorog yakni sebagai ajang silaturahmi antar sanak saudara serta menghormati keluarga atau tokoh-tokoh yang dituakan. Tradisi nyorog sebenarnya tak melulu dilakukan menjelang bulan Ramadhan tiba. Tradisi tersebut juga biasa dilakukan dalam acara pernikahan adat Betawi. Namun mirisnya, tradisi tersebut hampir punah di era millenial sekarang ini.

Kembang Kelapa

Kembang kelapa mempunyai arti sebuah kemakmuran, sehingga menandakan untuk menjadi hidup yang lebih manfaat layaknya manfaat dari sebuah pohon kelapa. Bahkan selain itu, ternyata terdapat simbol lainnya yang menunjukkan bahwa hidup harus terbuka dalam bergaul, menerima perbedaan diantara yang lainnya serta mampu berprogres lebih baik hidup di jakarta. Bentuk kembang kelapa terbuat dari lidi yang dibungkus dengan kertas atau plastik warna warni dan digunakan salah satunya sebagai dekorasi. Sebagai dekorasi dinamis kembang kelapa diletakkan di depan arak-arakan dalam festival, atraksi pariwisata, pentas seni budaya (kirab, ngarak penganten dan sebagainya). Sedangkan sebagai dekorasi statis diletakkan di samping kanan dan kiri pintu masuk, pada kanan kiri pelaminan, pada kanan kiri panggung, digantung di plafon dan pada titik-titik tertentu di dalam ruangan (aula, auditorium dan lain-lain) acara (resepsi, seminar, diskusi,dan sebagainya).

Leave a Reply

Your email address will not be published.